Masukilah taman pengetahuan

Wahai orang yang senantiasa menghina dan mencela (orang lain karena bencana) masa, apakah engkau sendiri seorang yang bebas (dari bencana) dan diberi limpahan kesejahteraan?

   Sesungguhnya di antara penyebab yang mendatangkan kebahagiaan kepada Allah adalah mendalami wawasan pengetahuan agama.
 Sesungguhnya mempelajari agama itu memang dapat melapangkan dada dan mendatangkan ridha Tuhan, sebagaimana yang disebutkan dalam sabda Nabi SAW yang mengatakan:
 “Barang siapa yang di kehendaki baik oleh Allah, niscaya Dia akan menjadikannya memahami agama.”

   Untuk itu, bacalah buku-buku ilmiah yang praktis lagi mudah untuk menambah ilmu dan wawasan pemahaman agama, seperti buku Riyadhush Shalihin (Taman Hiburan Orang-orang yang Shalih), Fiqih Sunnah, Fiqih Dalil, dan berbagai buku tafsir yang praktis, serta risalah-risalah yang berfaidah.

   Ketahuilah bahwa amal anda yang paling utama ialah mengetahui maksud Allah SWT yang terkandung dalam kitab-Nya dan maksud Rasul SAW yang terdapat dalam sunnahnya. 
Oleh karena itu, perbanyaklah merenungi makna Al-Qur’an, mempelajari bersama saudara-saudara perempuan anda, menghafal yang mudah darinya, mendengarkan dan mengamalkannya. 
Tidak memahami syari’at akan menjadikan kegelapan dalam hati dan kesempitan dalam dada.

   Sebaiknya anda mempunyai perpustakaan pribadi sekalipun kecil, yang di isi dengan buku-buku yang bernilai lagi bermanfaat dan kaset-kaset yang berfaidah. 
Hidarilah menyia-nyiakan waktu untuk mendengarkan musik dan menyanyikan serta menyaksikan serial TV. 
Sesungguhnya tiap detik dari usia anda kelak akan di masukan ke dalam hisab anda. Oleh karena itu, gunakanlah waktu anda untuk hal-hal yang di ridhai oleh Allah SWT.


Kesulitan sekeras apa pun akan terasa ringan dengan adanya senyuman dari orang yang terpercaya.

Artikel Menarik Lainnya:

Tiada suatu kebahagiaan pun yang lengkap bagi seseorang dan tiada suatu kebaikan pun yang sempurna bagi seseorang

Usirlah semua kesedihan dengan menyebut nama Allah yang bergantung pada-Nya segala sesuatu dan hindari serta jauhilah hawa nafsu yang melenakan.

   Sangatlah keliru bila anda beranggapan bahwa hidup ini harus sepenuhnya melayani anda. 
Anda seharusnya menyadari bahwa hal ini tidak akan terealisasikan, kecuali di dalam surga. 
Adapun di dunia, maka urusannya bersifat relatif. 
Semua yang anda inginkan tidak akan ada yang sempurna, melainkan pasti ada kekurangan dan hambatannya, misalnya mengalami cobaan, ujian, musibah atau jatuh sakit. 
Oleh karena itu, jadilah anda seorang yang bersyukur saat beroleh kesenangan dan sabar saat mendapatkan kesengsaraan.

   Jangan sekali-kali anda terlena oleh angan-angan yang muluk-muluk, sehingga anda terobsesi untuk menginginkan sehat tanpa penyakit, kaya tanpa miskin, bahagia tanpa derita, suami tanpa kekurangan dan teman wanita tanpa cela.
 Hal ini sama sekali tidak akan pernah terjadi. 

   Oleh karena itu, pejamkanlah pandangan anda terhadap hal-hal yang negatif, kekeliruan dan kesalahan yang dilakukan oleh orang lain, dan tunjukanlah pandangan anda hanya pada sisi-sisi positif lagi baik yang ada pada mereka.

    Tetaplah anda berbaik sangka, berpura-pura tidak mengerti dan berpegang teguh hanya pada Allah.
 Jangan sampai anda berpegang pada manusia, karena sesungguhnya mereka tidak layak untuk dijadikan pegangan dan sandaran dalam menyelesaikan urusan. 
Allah SWT telah berfirman:

Jadilah anda sosok wanita yang berjiwa cerah, Niscaya semua orang akan menghormati anda

Jangan kau kira bila kesengsaraan menimpa seseorang ia akan terus menderanya. Sekiranya ada sesuatu yang kekal menimpa seseorang, niscaya manusia akan menganggapnya hal yang aneh

   Pandangilah hidup ini dengan tatapan yang penuh dengan cinta kasih lagi optimistis. 
Hidup ini adalah anugrah dari Allah kepada manusia, maka terimalah hadiah dari Tuhan Yang Maha Esa ini dengan hati yang senang dan gembira. Sambutlah pagi hari dengan cahaya dan senyumannya yang menarik. 
Sambutlah malam hari dengan keanggunan dan keheningannya.

   Sambutlah siang hari dengan cahaya dan penerangannya. 
Minumlah air yang jenih seraya bersyukur dan memuji Tuhan. 
Hiruplah udara segar dengan senang dan gembira. 
Ciumlah bunga yang harum seraya bertasbih. 
Renungkanlah semesta alam seraya mengambil pelajaran. 
Nikmatilah anugrah yang diberkati dibumi yang ada pada berbagai macam bunga dan kembang, pada tiupan angin sepoi-sepoi, pada keindahan taman, pada hangatnya sinar mentari, dan pada cahaya rembulan. 

   Ubahlah semua anugrah dan nikmat alami ini menjadi modal untuk membantu anda menunaikan ketaatan kepada Allah, bersyukur kepada-Nya atas semua nikmat yang telah diberikan-Nya, dan memuji-Nya atas karunia dan anugrah-Nya.

   Jangan biarkan diri anda diliputi oleh kabut kesusahan dan kecemasan yang menghalangi anda dari melihat semua nikmat ini, sehingga anda menjadi orang yang bersikap ingkar dan dingin terhadapnya.

 Sebaliknya, seharusnya anda mengetahui bahwa Allah yang menciptakan dan yang memberi rizki tidak sekali-kali menciptakan semua nikmat ini, melainkan hanya untuk dijadikan sebagai sarana untuk ketaatan kepada-Nya. 

Dia telah berfirman dalam kitab-Nya:
“Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik dan kerjakanlah amal yang shalih.” (QS.23:51)

Jangan Biarkan Diri Anda Banyak Bicara

Rembulan tertawa dan bintang-bintang bersorak-sorai lalu mengapa kita biarkan kesedihan membunuh dan mencekik kita?

   Tinggalkanlah perdebatan dan terlibat dalam pertentangan tiada gunanya seputar hal-hal yang masih belum pasti, karena sesungguhnya hal ini akan menyempitkan dada dan mengeruhkan hati. 
Jangan sekali-kali anda berupaya membuat orang lain menerima pendapat anda tentang berbagai masalah yang mempunyai banyak sisi pandang.

   Sebaliknya, kemukakanlah pendapat anda dengan tenang, tidak tergesa-gesa, tidak mendesak, dan tidak pula tegang. 
Hindarilah sikap banyak menentang dan mengkritik karena sikap ini justru akan menghilangkan kerehatan bagi pikiran anda dan membuat anda tidak simpatik. 
Ungkapkanlah pendapat anda dengan kata-kata yang lemah lembut, simpatik, serta dengan perlahan dan tenang, maka pada saat itu niscaya anda akan dapat memikat hati dan menyejukkan jiwa.

   Hal lainnya yang dapat mendatangkan kesusahan dan kesedihan pada diri anda adalah mengumpat orang lain, mempergunjingkan perihal mereka, mencela, dan mendiskreditkan mereka. 
Sikap ini di samping akan melenyapkan pahala anda dan membuat anda berdosa, juga akan menghilangkan rasa tenang anda. 
Oleh karena itu, sibukkanlah diri anda dengan memperbaiki kekurangan yang ada dalam diri anda hingga anda lupa memperhatikan kekurangan orang lain.

   Sesungguhnya Allah tidak menciptakan kita dengan sempurna lagi terpelihara dari kekurangan, bahkan kita semua mempunyai dosa dan kekurangan. 
Oleh karena itu, beruntunglah orang yang sibuk memperbaiki kekurangan dirinya hingga melupakan kekurangan orang lain.

Jadikanlah Rumah Anda Bagaikan Surga yang Penuh Dengan Kedamaian dan Cinta Kasih

Katakanlah : “Dialah Allah Yang Maha Pemurah, Kami beriman kepada-Nya dan mengikuti pemberi petunjuk (Nabi SAW) dari Yatsrib (Madinah)

    Wahai saudariku tercinta, tetaplah berada di rumah anda, kecuali karena urusan penting, karena sesungguhnya di dalam rumah anda terkandung rahasia kebahagiaan anda. Allah SWT telah menganjurkan melalui firman-Nya:
“dan hendaklah kamu tetap di rumahmu” 
(QS. Al-Ahzab: 33)

    Di dalam rumah, anda dapat menemukan rasanya kebahagian dan dapat memlihara kehormatan, keanggunan dan rasa malu anda. 
Sesungguhnya wanita murahan hanyalah wanita yang suka keluar menuju ke pasar bukan karena terpaksa. 
Wanita seperti ini kepentingannya hanya mengikuti trend, memperhatikan perkembangan model pakaian, jalan-jalan di mal-mal dalam rangka mencari hal-hal yang baru lagi aneh.

    Dia sama sekali tidak memperhatikan masalah agama, tidak memperhatikan misi dakwah, dan tidak pula ada perhatian sama sekali terhadap masalah ilmu pengetahuan dan kebudayaan. 
Ia hanya berfoya-foya dan bergaya hidup berlebihan dan yang diperhatikannya hanyalah makanan dan pakaian.

    Untuk itu, saya tekankan sekali lagi jangan sekali-kali meninggalkan rumah. 
Sesungguhnya rumah adalah tempat yang menyenangkan, di dalam rumahlah bermukim rasa aman dan tenang. 
Rumah tak ubahnya bagaikan tempat yang memberikan hiburan dan tempat bernaung yang memberikan keselamatan dari gangguan orang lain. 
Jadikanlah rumah anda sebagai tempat terhimpunnya rasa cinta dan titik tolak bagi kreativitas yang baik lagi diberkati.


Jangan anda curahkan semua penderitaan anda kecuali hanya pada mereka yang mau membantu meringankan beban anda dengan pikiran dan nasehat mereka yang dapat mendatangkan kebahagiaan bagi diri anda.

Artikel Menarik Lainnya:

Berhati-hatilah, jangan sampai putus asa dan frustasi

Semua kejadian itu, sekalipun menimpakan penderitaannya padamu ia pulalah yang akan merasakan kepadamu kenikmatannya.

   Seorang pemuda dimasukan ke dalam penjara, padahal ibunya tidak punya anak lain, kecuali hanya dia. 
Kejadian itu pun membuat ibunya susah tidur karena dirundung oleh kesusahan yang amat sangat memikirkan nasib anak semata wayangnya. 
Dia tiada henti-hentinya menangis sehingga air matanya kering dan bosan menangis. Selanjutnya, Allah memberikan inspirasi kepadanya untuk mengucapkan:
 “Laa haula wa laa quwwata illa billaah.” 
(tiada daya dan tiada upaya, kecuali dengan pertolongan Allah).

    Ia mengulang-ulang bacaan kalimat yang besar ini yang merupakan salah satu dari perbendaharaan surga. 
Selang beberapa hari kemudian, sesudah ia merasa putus asa bagi kebebasan anaknya, tiba-tiba anaknya datang mengetuk pintu rumah. 
Spontan hatinya menjadi penuh dengan rasa gembira dan senang yang tiada taranya, karena mendadak anaknya dibebaskan dari penjara sesudah ia putus asa dari kebebasannya. 
Seperti itulah pahala orang yang bergantung pada Tuhannya, banyak berdoa kepada-Nya, dan menyerahkan segala urusan kapada-Nya.

   Untuk itu, jangan lupa anda membaca laa haula wa laa quwwata illal billaah, karena sesungguhnya ia adalah kalimat yang agung, di dalamnya terkandung rahasia kebahagiaan dan keberuntungan.
 Perbanyaklah membacanya dan usirlah dengannya dari dalam diri anda segala kesusahan, kesedihan dan kedukaan, niscaya anda akan beroleh kegembiraan dari Allah dan menemui kemudahan yang dekat waktunya. 

   Janganlah sampai anda memutuskan tali tahapan untuk mendapatkan pertolongan dari Allah atau membiarkan frustasi menghimpit diri anda, karena sesungguhnya tiada sesuatu kesengsaraan pun, melainkan ada jalan keluarnya dan tiada sesuatu kesulitan pun, melainkan ada kemudahan sesudahnya.

 Demikianlah sunnatullah yang berlaku dan keputusan-Nya yang telah dituntaskan. 
Oleh karena itu, janganlah lupa untuk berbaik sangka kepada Allah dan bertawakkal kepada-Nya seraya memohon pahala yang ada di sisi-Nya dan menanti dengan penuh ketabahan datangnya kemudahan dan jalan keluar dari sisi-Nya.

Doa Dapat Melenyapkan Cobaan

Terkadang Allah memberi nikmat kepada suatu kaum sesudah cobaan yang besar dan menguji kaum lainnya sesudah memberi nikmat 

   Saya punya seorang teman ahli ibadah lagi shalih. Istrinya menderita penyakit kanker kulit. 
Darinya ia punya 3 orang anak. 
Maka dunia yang luas ini terasa sempit olehnya dan bumi ini terlihat oleh pandangannya begitu gelap. 
Selanjutnya, ada seorang ulama yang memberikan petunjuk kepadanya untuk melakukan qiyamul lail, berdoa di penghujung malam disertai banyak membaca istighfar, dan membaca Al-Qur’an pada air zam-zam untuk istrinya.

   Ia pun melaksanakan hal itu dan Allah memberikan kemudahan kepadanya untuk melaksanakannya.
 Selanjutnya, istrinya membasuh tubuhnya dengan air zam-zam yang telah dibacakan Al-Qur’an padanya dan ia selalu duduk bersama istrinya mulai shalat subuh hingga mentari terbit dan dari shalat maghrib hingga shalat isya; semuanya memohon ampun kepada Allah dan berdoa memohon kesembuhan kepada-Nya.

   Lama kelamaan Allah melenyapkan penyakit yang dideritanya dan memberinya kesembuhan hingga kembali seperti sedia kala. 
Allah telah mengganti kulitnya dengan kulit yang baru dan juga rambutnya dengan rambut yang baru. Kini istrinya menjadi suka membaca istighfar dan mengerjakan shalat sunnah malam hari. 
Mahasuci Allah yang memberikan kesembuhan dan kesehatan, tiada Tuhan yang berhak disembah selain Dia, dan tiada Rabb selain Dia.

   Wahai saudariku, jika anda sakit kembalilah kepada Allah dan perbanyaklah memohon ampun , berdoa kesembuhan dan bertobat. 
Bergembiralah dengan apa yang akan menggembirakan anda, karena sesungguhnya Allah akan melenyapkan doa, melenyapkan kesulitan dan menghilangkan keburukan.

“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya?” (QS. An-Naml: 62)

Banyak istighfar akan mendatangkan rizki yang berlimpah

Wahai tetangga kami, sesungguhnya angan-angan itu hanyalah janji kosong belaka dan bahwa kebanyakan penyebab keberhasilan itu datang sesudah putus asa melanda diri.

   Seorang wanita menuturkan pengalamannya seperti berikut:
“Suamiku meninggal dunia, sedang aku masih berusia tiga puluh tahun. Aku mempunyai lima anak laki-laki dan perempuan. 
Maka dunia ini terasa gelap bagiku dan tiada hentinya aku menangis sehingga aku mengkhawatirkan kesehatan mataku. 
Aku terus meratapi nasibku dan aku merasa putus asa. 
Kesedihan dan kecemasan terasa begitu menghimpit diriku. 
Anak-anakku masih kecil semua, sedang kami tidak punya pemasukan yang dapat mencukupi kebutuhan hidup kami. 
Aku bertahan hidup dari sedikit harta yang ditinggalkan oleh ayah kami yang ku belanjakan dengan seekonomis mungkin.

   Ketika aku sedang berada di dalam kamarku, kuhidupkan radio dan kucari gelombang yang menyiarkan suara baca’an Al-Qur’an. 
Tiba-tiba seorang syekh dalam siarannya mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
“Barang siapa yang banyak membaca istighfar, niscaya Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesusahannya dan menjadikan kelapangan dari setiap kesempitannya.”

   Sesudah itu aku pun banyak membaca istighfar dan memerintahkan kepada semua anakku untuk melakukan hal yang sama. 
Demi Allah, setelah enam bulan kemudian, tiba-tiba ada penggilan dari pihak perencanaan tata kota yang hendak membeli sebidang tanah yang sudah sejak lama kami miliki. 
Akupun mendapat imbalan uang yang cukup banyak dari pihak penggarap proyek.

   Selanjutnya, anakku yang pertama dapat masuk sekolah didaerah tempat kami berada. 
Ia berhasil menghafalkan Al-Qur’an dan menjadi pusat perhatian dan simpati orang banyak. 
Kini rumah kami dipenuhi dengan kebaikan dan kehidupan kami menjadi sejahtera. 
Allah memperbaiki keadaan semua anak laki-laki dan perempuanku. 
Kini lenyaplah semua kesusahan, kecemasan dan kesedihan yang sebelumnya begitu mencekam diriku dan aku pun berubah menjadi wanita yang paling bahagia.”

Terimalah Nikmat Yang Ada dan Manfaatkanlah

Berapa banyak nikmat yang tak dapat dipancing dengan mensyukurinya kepada Allah ternyata bersembunyi di balik hal-hal yang tidak disukai

   Manfaatkanlah nikmat-nikmat Allah yang ada disertai dengan bersyukur dan taat kepada-Nya. 
Nikmatilah keberadaan air untuk diminum dan sebagai sarana untuk wudhu dan mandi.
 Jemurlah diri anda dengan sinar mentari untuk menghangatkan tubuh anda dan sebagai cahaya.
 Nikmatilah keindahan sinar rembulan yang indah lagi menyenangkan.

    Petiklah buah-buahan dan penuhilah wadah air dengan air sungai. 
Saksikanlah keindahan laut, jelajahilah hutan-hutan, dan bersyukurlah kepada Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun, Yang Maha Raja lagi Maha Mengalahkan. 
Manfaatkanlah anugerah penuh berkah yang telah diberikan oleh Allah kepada anda ini. 

  Janganlah sekali-kali anda tidak mengakui nikmat Allah atau mengingkarinya seperti sikap orang-orang kafir yang dikecam oleh firman-Nya:
“Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya” (QS. An-Nahl: 83)

   Sebelum anda melihat duri tangkai mawar, lihatlah terlebih dahulu keindahan bunganya sebelum anda mengeluh karena teriknya mentari, nikmatilah sinarnya yang terang. 
Sebelum anda mengeluh karena gelapnya malam, ingatlah akan keheningan dan ketenangannya.
 Apakah gunanya pandangan yang pesimistis lagi kelam terhadap segala sesuatu dan apakah gunanya mengubah nikmat yang telah ada dari fungsi yang sebenarnya? 

“Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menukar nikmat Allah dengan kekafiran?” (QS. Ibrahim: 28)


   Oleh karena itu, ambillah semua nikmat yang ada dan terimalah ia dengan penerimaan yang baik, lalu bersyukurlah kepada Allah atas hal tersebut.

Artikel Menarik Lainnya:

Wanita yang tinggi kedudukannya

“Banyak perkara yang engkau hindari ternyata mendatangkan perkara yang engkau harapkan…”

   Wahai wanita muslimah yang benar (jujur), wahai wanita mukminah yang suka bertobat. jadilah anda seperti pohon kurma, jauh dari keburukan, terhindar dari gangguan, bila dilempari dengan batu, ia menggugurkan buahnya, senantiasa hijau, baik pada musim panas maupun musim dingin, lagi bayak manfaatnya.

   Jadilah anda seorang wanita yang tinggi kedudukannya, jujur dari semua urusan yang rendah dan terpelihara dari segala sesuatu yang memperdaya norma rasa malu. 
Bicara anda adalah berdzikir, penalaran anda adalah mengambil pelajaran dan diam anda adalah berpikir.

   Manakala keadaannya sudah demikian, niscaya anda akan merasa bahagia dan senang. 
Selanjutnya, akan digelarkanlah bagi anda rasa simpati penduduk bumi kepada anda dan anda akan dihujani oleh pujian yang baik dan doa yang tulus dari semua mahluk.

   Allah akan menyingkapkan semua awan kesengsaraan yang selama ini menaungi anda, menghilangkan rasa takut yang menghantui anda, dan menyingkirkan kekeruhan yang bertumpang-tindih menghimpit anda. 
Tidurlah anda dengan iringan bacaan doa dari semua orang mukmin buat anda dan bangunlah anda dengan diiringi lantunan pujian yang ditujukan kepada anda. 


   Bila sudah demikian, anda akan mengetahui bahwa kebahagiaan itu bukan terletak pada banyaknya tabungan anda, melainkan berada pada ketaatan kepada Yang Maha Terpuji. 
Kebahagiaan itu bukan terletak pada pakaian yang baru, bukan pada pelayanan para pelayan, tetapi terletak pada ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Mulia.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Jangan putus asa terhadap diri anda, karena peralihan itu lambat jalannya dan anda akan menjumpai hambatan-hambatan yang dapat memadamkan cita-cita.
Berupayalah untuk menanggulanginya dan jangan biarkan ia mengalahkan anda.

Ads


Populer